Pengadilan Negeri Kotamobagu Sosialisasi Aplikasi e-Court MA Bagi Para Advokat

Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu menggelar sosialisasi layanan aplikasi e-Court Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia atau aplikasi pendaftaran perkara perdata secara online, kepada para Advokat di wilayah Kotamobagu, Senin, 9 September 2019.

Kegiatan tersebut digelar di ruang sidang utama PN Kotamobagu, dan dibuka oleh Ketua PN Kotamobagu, Yang Mulia Bapak Warsito, S.H. Turut hadir Wakil Ketua PN Kotamobagu Yang Mulia Bapak Andri Sufari S.H.,M.Hum, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda, Kasubbag, serta belasan advokat baik itu dari kantor hukum wilayah Kotamobagu maupun advokat Pos Bantuan Hukum (Posbakum).

Dalam kesempatannya, Ketua PN Kotamobagu, Yang Mulia Bapak Warsito, S.H., menyampaikan, pelaksanaan layanan aplikasi e-Court yang sudah disiapkan MA ini, intinya adalah untuk memudahkan dan memperlancar proses administrasi dan pelayanan peradilan bagi pencari keadilan. Sebagaimana pengguna aplikasi ini dapat mengirimkan pendaftaran gugatan secara elektronik dari kantor maupun dari rumah tanpa harus ke Pengadilan.

Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mendukung dan membantu mempercepat tercapainya asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan, seperti yang ingin dicapai oleh Mahkamah Agung melalui PERMA No. 1 tahun 2019 tentang Administrasi Perkara, Dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik,” katanya.

Lebih lanjut Ketua PN Kotamobagu menjelaskan, PERMA No. 1 Tahun 2019 Tanggal 6 Agustus 2019, secara resmi diberlakukan pada Hari Ulang Tahun ke-74 Mahkamah Agung RI pada Senin, tanggal 19 Agustus 2019 yang lalu. Dengan berlakunya PERMA terbaru tersebut, maka PERMA Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 454) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Ditambahkannya, dengan diberlakukan PERMA Nomor 1 Tahun 2019 tersebut, modernisasi sistem peradilan tidak hanya sebatas kepada administrasinya semata sebagaimana PERMA No. 3 Tahun 2018 sebelumnya, namun telah masuk pada persidanganya pula. Dengan adanya PERMA Nomor 1 Tahun 2019, terjadi pengembangan e-Court menuju e-Litigation yang melibatkan pengembangan SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) sebagai aplikasi manajemen perkara di Pengadilan Tingkat Pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *